Kepala Basarnas: FDR AirAsia Ketemu, Tinggal CVR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 12 Januari 2015, 09:53 WIB
Kepala Basarnas: FDR AirAsia Ketemu, Tinggal CVR
rmol news logo Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya F. Henry Bambang Soelistyo menyatakan bahwa tim pencari sudah menemukan data penerbangan/Flight Data Recorder (FDR) dari pesawat AirAsia QZ8501.

"Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan," kata Soelistyo dalam keterangan pers di kantor pusat Basarnas, Jalan Garuda, Jakarta Pusat, sesaat lalu (Senin, 12/1).

Dijelaskan, black box dalam setiap pesawat itu terdiri dari dua bagian yakni yang merekam data penerbangan atau FDR dan perekam seluruh pembicaraan di dalam kokpit  (CVR).

Soelistyo membantah posisi black box terhimpit badan pesawat.

"Saya luruskan, bukan terhimpit badan pesaawat, yang betul di bawah puing-puing sayap," tutupnya.

Kotak hitam memiliki kemampuan memancarkan sinyal selama maksimal 30 hari. Sejak kemarin, atau hari ke-15 pencarian, sinyal kotak hitam tertangkap oleh tiga kapal, yaitu Baruna Jaya, Java Imperia dan GeoSurvey. Sinyal ping ditangkap di sekitar lokasi penemuan ekor pesawat, ke arah timur. Posisinya di kedalaman sekitar 30-32 meter, dasar laut.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA