IPW Puji Polri Bisa Turunkan Aksi Koboi Polisi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 25 Desember 2014, 07:44 WIB
IPW Puji Polri Bisa Turunkan Aksi Koboi Polisi
ilustrasi/net
rmol news logo . Sepanjang tahun 2014 ada 13 kasus salah tembak atau aksi koboi-koboian yang dilakukan polisi. Akibatnya, 27 orang jadi korban.

Secara umum, kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, aksi polisi koboi ini menurun drastis jika dibandingkan empat tahun sebelumnya. Jika dibandingkan tahun 2013 aksi koboi-koboian polisi ini menurun drastis.

Neta menjelaskan, pada tahun 2013 ada 20 kasus dengan korban 5 tewas dan 21 luka, yang 4 di antaranya polisi; tahun 2012 ada 37 kasus, 17 orang tewas dan 32 luka; Sementara tahun 2011 ada 97 orang yang jadi korban polisi koboi, 19 di antaranya tewas dan 78 luka.

"Turunnya aksi koboi-koboian polisi ini patut diapresiasi. Setidaknya
kasus ini menunjukkan sudah adanya pengawasan dalam penggunaan senjata
api dan adanya kesadaran di kalangan kepolisian untuk bersikap tertib
dalam menggunakan senjata apinya," ungkap Neta.

Hanya saja, Neta menambahkan, di 2014 ini aksi polisi koboi yang menembak rekannya sesama polisi atau polisi tertembak pistolnya sendiri ada enam peristiwa, bahkan tiga di antaranya polisi menembak atasannya karena merasa kesal dan tersinggung. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA