Keterlibatan Perempuan di Panggung Politik Sejalan dengan Pemberantasan Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 09 Desember 2014, 15:21 WIB
Keterlibatan Perempuan di Panggung Politik Sejalan dengan Pemberantasan Korupsi
Meutya Hafid/net
rmol news logo . Tingkat keterlibatan perempuan di politik, baik di legislatif maupun eksekutif berbanding lurus terhadap tingkat penekanan korupsi.

Begitu kata politisi Partai Golkar Meutya Hafid dalam diskusi di Pressroom DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/12).

"Keterlibatan perempuan sangat krusial terhadap pemberantasan korupsi. Lebih banyak perempuan di politik, maka korupsi akan menurun," ujar Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) itu.

Meutya mencontohkan, negara-negara di Skandinavia yang menjadi negara-negara dengan tingkat korupsi yang rendah. Salah satunya Denmark yang memiliki tingkat partisipasi wanita dalam politik tinggi, menjadi negara dengan tingkat korupsi terendah di dunia.

"Untuk itu saya mengajak kaum perempuan untuk bersama-sama memberantas korupsi. Ini bukan urusan para laki-laki saja, tapi juga urusan ibu-ibu rumah tangga," tandas mantan presenter TV itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA