Aburizal Bakrie pun dipercaya akan menggunakan logika
the winner take all. Artinya, semua pengurus DPP Golkar akan dipenuhi "orang-orang ARB."
Lalu bagaimana dengan nasib "orang-orang" Agung Laksono. Hingga saat ini belum bisa dipastikan langkah apa yang akan diambil oleh Agung Laksono Cs.
Namun beredar rencana di kalangan orang-orang yang tidak setuju dengan Munas Golkar Bali, untuk tetap menggelar Munas baru di Jakarta, pada bulan Januari 2015. Namun rencana ini masih menunggu keberanian Agung Laksono.
Apakah misalnya Agung Cs benar berani menggelar Munas dan membentuk kepengurusan DPP Golkar sebagai tandingan DPP Golkar versi Aburizal Bakrie atau tidak. Atau justru Agung malah berkompromi pada ahirnya dengan kubu ARB, dengan konsesi-konsesi tertentu.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: