Munas Golkar Tak Bisa Dibawa untuk Kepentingan KMP atau KIH!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 01 Desember 2014, 09:27 WIB
Munas Golkar Tak Bisa Dibawa untuk Kepentingan KMP atau KIH<i>!</i>
agun gunandjar/net
rmol news logo . Pemerintahan saat ini tidak berjalan efektif karena ada polarisasi di DPR, yaitu antara partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Polarisasi ini pun sedah menjalar ke daerah-daerah.

Demikian disampaikan anggota Panitia Ad Hoc III MPR tahun 1999 dan anggota PAH I MPR tahun 2000-2002, Agun Gunadjar Sudarsa, kepada RMOL beberapa saat lalu (Senin, 1/12).

Agun mengingatkan, sistem ketatanegaraan Indonesia tidak mengenal istilah oposisi sebab inti dari Pancasila adalah Gotong Royong. Sementara operasionalisasi tehnisnya harus merujuk pada sila keempat Pancasila.

"Karenanya keberadaan DPR harus didorong menjadi satu, melebur menjadi satu tanpa KIH-KMP," jelas Agun, yang merupakan politisi Partai Golkar.

Dengan demikian juga, lanjut Agun, Munas Golkar tidak bisa dibawa untuk kepentingan KIH ataupun KMP. Munas Golkar harus dibawa untuk kepentingan Rakyat.

"Bukankah suara Golkar, suara rakyat," demikian Agun. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA