Demikian
disampaikan calon Ketua Umum Golkar, Priyo Budi Santoso, terkait
pertemuannya dengan Sultan di Keraton Kilen, Yogyakarta, pada Senin
malam (17/11). Pertemuan ini berlangsung ketika menjelang tengah malam.
Namun,
Priyo enggan menjelaskan saat ditanya apakah ada kata restu Sultan HB X
terkait pencalonannya sebagai calon Ketua Umum Golkar. Justru, kata
Priyo, obrolan perihal Golkar hanya sebentar.
"Bicara Golkar
malah sedikit sekali," kata Priyo di sela-sela Rapimnas Golkar di Hotel
Melia Purosani, Yogyakarta, Selasa (27/11).
Sebelumnya, Ketua DPP
Golkar bidang Politik ini mengklaim sudah mengumpulkan 380 dukungan
dari DPD I dan II untuk maju di Munas Golkar sebagai calon Ketum.
"Ada
380 dukungan dari DPD I dan II pakai kop surat dukung saya maju jadi
calon ketum Golkar. Saya juga sudah keliling 90 persen wilayah di
Indonesia," ujar Priyo dalam diskusi di Horapa Restoran, Jalan Cik Di
Tiro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 16 November 2014.
Dukungan
itu, kata Ketua MKGR itu, membuat dia semakin yakin untuk melangkah di
Munas Januari 2015 mendatang. Dia berharap tak ada pihak yang merekayasa
proses dan mengklaim kemenangan secara aklamasi.
"Semua kandidat
mestinya diberi hak yang sama. Dengan dukungan ini saya ingin sampaikan
sikap saya dengan Aburizal Bakrie, izinkan saya gunakan hak pilih dan
jangan ada upaya untuk merampas dan aklamasi," tegas dia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: