Sedangkan bagi Bosnia, hasil buruk ini mendekatkannya deÂngan Andorra, sang juru kunci yang belum pernah memetik keÂmeÂnangan dari tiga laga kualiÂfiÂkasi Grup B.
Trigol timnas Zionis itu diÂcepÂloskan masing tercipta pada meÂnit ke-36 melalui Gil Vermouth, Omer Damari di menit ke-45, dan Eran Zahavi di menit 70.
Pelatih
The Blues and White- julukan Israel, Eli Gutman saÂngat puas dengan penampilan anak asuhnya. Dia memberikan penghormatan kepada para peÂmain yang sukses melanjutkan
tren clean sheet dalam laga kuaÂliÂfÂikasi Grup B Euro 2016, dan meÂmimpin klasemen dengan raiÂhan sembilan poin. Mereka saÂngat hebat dan saÂya bangga bisa menjadi pelatih,†kata Gutman seperti dikutip
SocÂcer Way.
Kemenangan ini membuat peÂlaÂtih berusia 56 tahun itu tak saÂbar melakoni laga menghadapi Wales pada 29 Maret 2015.
Cepat! Saya berharap laga seÂlanjutnya diadakan pekan depan. Saat 30 ribu suporter menyanyiÂkan lagu kebangsaan hal itu memÂbuat Anda gemetar, keruÂmuÂnan suporter memaksa kami untuk terus melaju ke depan dan menang.â€
Sementara pelatih Bosnia, SaÂfet Susic tak kuasa menahan maÂlu atas kekalahan ini. Dia meÂngaÂkui lini tengah Israel yang digaÂlang Bebras Natcho dan Eran ZaÂhavi amat bagus. Secara teknis, kami tidak dapat mengangkat poÂtensi (kekuatan) kami seÂhinggÂa itu merugikan kami,†ucap Susic.
Dia tidak menyangkal berkuÂrangnya pemainnya bisa berÂdamÂpak besar. Terlebih penyeÂrang inti Bosnia. AbseÂnnya Edin Dzeko dan Vedad telah memÂbuat tim ini pincang.â€
Penyesalan serupa diungkapÂkan kiper Bosnia Asmir Begovia. Dia berharap di dua laga beriÂkutÂnya tim tersebut dapat memeÂtik hasil bagus untuk lolos ke PeÂranÂcis 2016. Sangat memalukan kaÂlah seperti inil,†ucapnya. ***
BERITA TERKAIT: