"Dan ini berarti, wajah neoliberalisme Presiden Joko Widodo tak bisa lagi ditutupi," kata aktivis pemuda Muhammadiyah, Muhammad Sukron, kepada
RMOL beberapa saat lalu (Senin, 17/11).
Asumsi kedua, lanjut Sukron, terbukti Jokowi memang seorang presiden amatiran. Jokowi terbukti tak punya kemampuan untuk mengatasi defisit APBN.
"Mestinya seorang presiden yang juga kepala negara punya
second option sebelum pencabutan subsidi, karena subsidi itu jelas untuk rakyat, itu amanah UUD," ungkap Sukron yang merupakan mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Kemampuan seorang presiden dalam mencari solusi atas persoalan BBM ini, masih kata Sukron, menjadi hal yang membedakan antara seorang pemimpin dengan rakyat.
"Jika kebijakanya itu mencabut subsidi semua orang juga bisa jadi presiden," demikian Sukron.
[ysa]
BERITA TERKAIT: