China dan Perancis Dikabarkan Jadi Lokasi Percetakan e-KTP Palsu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 16 November 2014, 03:22 WIB
China dan Perancis Dikabarkan Jadi Lokasi Percetakan e-KTP Palsu
ilustrasi/net
rmol news logo . Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkap ada pemalsuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) oleh percetakan di luar negeri.  Namun demikian,  Tjahjo masih merahasiakan negara lain yang menjadi lokasi tempat pemalsuan e-KTP.

Tapi demikian,  sumber penting di pemerintahan menyebut ada dua negara yang menjadi lokasi pemalsuan e-KTP.

"Pencekatan e-KTP palsu dilakukan di China dan Perancis,” ujar sumber itu sebagaimana dilansir JPNN (Sabtu, 15/11).

Dari sisi fisik, e-KTP palsu tidak berbeda dengan bentuk yang secara resmi dikeluarkan pemerintah. Bahkan, kualitasnya pun justru terkesan lebih baik.
Selain itu, label untuk security printing juga mirip.

"Ini bagaimana bisa terjadi. Ini masalah kerahasiaan negara dan jaminan terhadap data kependudukan, tapi bisa dipalsukan," ucapnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA