Mandiri Hanya Siapkan Infrastruktur Layanan Perbankan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 06 November 2014, 13:08 WIB
Mandiri Hanya Siapkan Infrastruktur Layanan Perbankan
ilustrasi/net
rmol news logo . CV Grammi, perusahaan yang mencetak 10 ribu kartu sakti perdana ala Presiden Joko Widodo, mengaku mendapat proyek ini melalui penunjukkan langsung melalui Bank Mandiri di Jakarta.

Ketiga kartu yang dimaksud adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Direktur Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, curiga ada motif politik Bank Mandiri untuk membuat kartu ini. Lebih-lebih Bank Mandiri juga melakukan  penunjukan langsung atas percetakan kartu ini oleh CV. Grammi.

"Motif politiknya adalah agar jajaran elit Bank Mandiri tidak diganggu atau diganti oleh pemerintah baru ini," kata Uchok kepada RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 6/11).

Menurut Uchok, anggaran pembuatan kartu ini menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) Bank Mandiri. Penggunakan dana CSR ini agar pemerintah tidak dikomplain oleh DPR dan publik. Namun dilain pihak, Mandiri membantah tudingan itu, karena Bank Mandiri hanya menyiapkan infrastruktur layanan perbankan, bukan mencetak kartunya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA