Fahri: Penambahan Komisi Tidak Bisa Begitu Saja Diserahkan ke KIH

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 03 November 2014, 16:13 WIB
Fahri: Penambahan Komisi Tidak Bisa Begitu Saja Diserahkan ke KIH
rmol news logo DPR RI memiliki 11 komisi. Namun saat ini, Badan Musyawarah DPR mewacanakan penambahan jumlah Komisi untuk disesuaikan dengan nomenklatur Kabinet Kerja Joko Widodo.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjelaskan, penambahan ini maksimal hanya 3 komisi. Hal Ini sesuai dengan rekomendasi Sekretaris Jenderal DPR RI yang mengatakan bahwa ruang rapat komisi yang dilengkapi balkon hanya ada 14.

"Itu pun ada yang jadi satu dengan Baleg, karena itu maksimum nambah 3," ujar Fahri usai rapat Bamus, di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 4/11). [Baca:
Inilah Ruang Lingkup serta Mitra Kerja 11 Komisi di DPR]

Lebih lanjut, Fahri berharap jika nanti diputuskan dalam paripurna komisi ditambah, fraksi PDIP, Nasdem, PKB, Hanura dan PPP bisa kembali bergabung karena ada peluang mendapat pimpinan komisi.

Namun, ia tidak bisa memastikan semua jatah pimpinan komisi itu diberikan begitu saja untuk Koalisi Indonesia Hebat tersebut. "Yang penting semua daftar dulu AKD (alat kelengkapan dewan). Musyawarah mufakat ditetapkan di komisi, paripurna nggak bisa nego," tandasnya. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA