Ribuan Buruh Mau Tagih Komitmen Jokowi Bila Ahok Tak Naikkan UMP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 01 November 2014, 23:36 WIB
Ribuan Buruh Mau Tagih Komitmen Jokowi Bila Ahok Tak Naikkan UMP
jokowi-ahok/net
rmol news logo . Ribuan buruh mengancam akan melakukan demobesar-besaran bila Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahja Purnama alias Ahok tidak memenuhi tuntutan buruh untuk menaikkan upah minimun provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 3.200.000.

"Jika tuntutan kami tidak dipenuhi oleh Gubernur, maka KSBSI bersama elemen buruh lainnya akan melakukan tahapan aksi-aksi yakni, pada tanggal 4 dan 10 November 2014," kata Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Mudhofir, beberapa saat lalu (1/11).

Rencana aksi itu, kata dia, pada tanggal 4 November akan mendatangi tiga titik sasaran yakni Kantor Gubernur DKI, DPRD, dan Disnakertrans. Sementara untuk tanggal 10 November akan menyambangi Kemenakertrans.

"Tidak tertutup kemungkinan, kami juga akan melakukan aksi di depan Istana menagih janji Pak Jokowi atas komitmennya tiga Pilar kesejahteraan buruh (Penghidupan layak, pekerjaan layak dan upah layak," sebut dia.

Selain itu, pihaknya akan genjar melakukan konsolidasi bersama dua Konfederasi buruh besar lainnya KSPI dan KSPSI untuk menyuarakan satu suara dengan menggelar aksi mogok nasional.

"Prinsip kami jika untuk kepentingan bersama, tidak menutup kemungkinan akan bersama-sama lagi dan akan satu suara melakukan mogok nasional," tukas Mudhofir. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA