
Sumbangan satu gol dari MaÂrio Balotelli mengangkat beÂban Liverpool yang sukses meÂneÂkuk Swansea City 2-1 di ajang PiaÂla Liga Inggris, di Stadion AnÂfield, kemarin. Sejak bergaÂbung dengan
The Red, Super MaÂrio miskin gol. Ini adalah gol keÂduanya.
Liverpool mendominasi sejak awal laga dan tak memberi keÂsemÂpatan tim tamu mengemÂbangÂkan permainan.
Namun, mereka sulit menjebol jala Gerhard Tremmel dan justru harus kebobolan lebih dulu di meÂnit 65 usai Marvin Emnes menÂcetak gol.
Sampai di menit 85 publik AnÂfield dibuat bergemuruh setelah
crossing Fabio Borini disontek Balotelli untuk menyamakan skor jadi 1-1.
Memasuki
injury time. FedeÂriÂco Fernandez diusir wasit Keith Stroud karena melanggar CouÂtinho. Dan tak lama kemudian gol kemenangan Liverpool diÂcetak Dejan Lovren di lima meÂnit tamÂbahan waktu untuk lolos ke babak kelima Piala Liga Inggris.
Gol yang diceploskan BaloÂtelÂli itu membalikkan anggapan buÂruk semua orang kepadanya. SeÂjak didatangkan dari AC Milan di bursa transfer musim panas lalu, Balotelli baru mencetak seÂbiji gol di Liga Champion saat LiÂverpool kontra Ludogorets, dari 11 kali penampilannya di seÂmua kompeÂtisi. Belum lagi tenÂtang kelakukan nakal di lapaÂngan membuatnya semakin menÂÂjadi sorotan.
Lovren senang dengan gol yang diceploskan koleganya itu. Dia yakin, Balotelli akan menceÂtak gol seterusnya. “Gol Mario melegakan,†kata Lovren kepada
Sky Sports. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: