Kemenangan ini sekaligus memÂperbaiki catatan LeverÂkuÂsen setelah di tiga laga sebeÂlumÂnya gagal meraih kemenangan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Leverkusen turun dengÂan kekuatan maksimal. Begitu juga tim tamu yang memang berÂambisi memetik tiga angka untuk naik peringkat di klasemen seÂmenÂtara Bundesliga.
Kondisi ini membuat menit-meÂnit awal pertandingan berjaÂlan sengit seiring kedua tim langÂsung memperlihatkan keagresifÂan merebut tiga angka. Alhasil, seÂjumlah peluang tercipta dari maÂsing-masing tim, meski hamÂpir semuanya bisa digagalkan penjaga gawang rival.
Ralf Fahrmann misalnya, yang bisa mementahkan bola tendangÂan Hakan Calhanoglu di menit 20. Stefan Kiessling juga mengÂancam, tapi gagal menjebol gaÂwang tim tamu. Baru di babak keÂdua kebuntuan pecah. TepatÂnya di menit ke-53, Calhanoglu menjadi penakluk Fahrmann deÂngan tendangan bebasnya, saat bola mengarah ke sudut atas gaÂwang Schalke.
Karim Bellarabi dan Heung-Min Son nyaris menggandakan keunggulan Leverkusen setelahÂnya. Schalke juga beberapa kali memberikan ancaman lewat aksi Sidney Sam dan Klaas-Jan HunÂteÂlaar. Dikartumerahnya Tin JedÂvaj di akhir laga karena melangÂgar Jan Kirchoff juga gagal diÂmaksimalkan Schalke untuk meÂnyamakan kedudukan. Skor 1-0 akhirnya bertahan hingga waktu bubaran.
Tiga angka pun menjadi milik Leverkusen. Sementara bagi SchalÂke, kekalahan dari LeverÂkuÂsen menjadi yang pertama buat mereka sejak ditangani RoÂberto Di Matteo. ***
BERITA TERKAIT: