Miyazawa dituduh telah menghabiskan uang di kelab seks di Hiroshima pada 2010. Dalam laporan dituliskan bahwa itu adalah biaya hiburan sebesar 18.230 Yen, atau sekitar Rp 2 juta.
Uang yang dikeluarkan itu tidak banyak, namun tudingan bahwa dia masuk ke kelab yang merupakan bar sadomasokis itu yang membuat malu. Sebab, di kelab tersebut disediakan penari yang hanya mengenakan pakaian dalam. Si penari beraksi di atas meja bar dengan tangan diikat dan dicambuk layaknya aksi sadomasokis, yaitu kelainan seksual berupa sadisme.
Pengunjung bisa ikut dalam pertunjukan. Misalnya, ikut mencambuk si penari. Miyazawa sendiri menampik tudingan tersebut.
"Memang pengeluaran itu ada. Tapi, saya sendiri tidak pergi ke tempat tersebut," ujar alumnus Universitas Harvard itu.
Dia menegaskan, yang pergi ke tempat tersebut adalah anggota Miyazawa-kai, yaitu kelompok pendukung politik yang mengelola dana politiknya. Tidak diketahui dengan pasti apakah Miyazawa yang baru menjabat empat hari itu bakal mundur atau tidak.
"Miyazawa akan mengurus kasus ini dengan baik," ujar Kepala Sekretaris Kabinet Yohishide Suga, sebagaimana dilansir
JPNN.
[ysa]
BERITA TERKAIT: