Di Jejaring Twitter @rklarang memuji Presiden Jokowi yang lebih banyak mengenakan batik dan keÂmeja saat melaksanakan tugas keÂnegaraan.
“Top deh Pak Jokowi. Pakai batik dan kemeja buatan dalam negeri teÂrus, dua jempol pak,†pujinya.
Account @Winnfabregas bangga melihat Jokowi sering mengenakan batik saat menerima tamu di Istana Negara.
“Lihat Pak Jokowi pake batik neÂrima tamu dari negara sahabat di isÂtana tuh gokil coy, top deh,†ujarÂnya.
Account @nuahptarigan menilai, JoÂkowi satu-satunya presiden InÂdoÂnesia yang konsisten mempromosiÂkan batik. Kata dia, sikap konsisten JoÂkowi ini cermin kuatnya rasa naÂsionalisme.
“Cara berpakaian Jokowi menunÂjukan kalau dia nasionalis sejati, menÂcintai produk lokal,†katanya.
Account @jasmev menilai Jokowi berhasil membuat perbedaan dengan Presiden RI sebelumnya.
“Banyak yang gembar-gembor ingin promosikan batik, tapi yang konÂkret cuma Jokowi,†klaimnya.
Account @barakokok222 berhaÂrap, Presiden Joko Widodo tidak haÂnya memakai batik di dalam negeri. Dia menyarankan, Jokowi juga meÂmakai batik saat tugas kenegaraan di luar negeri. “Biar lebih bagus, bapak pakai batik kalau kunjungan ke luar negeri. Itu promosi batik yang efeÂkÂtif,†sarannya.
Account @pasarsap senang meÂlihat Jokowi sering menggunakan baÂju batik dan kemeja. “Bahagia liÂhat Jokowi ketemu kepala negara dan menteri dari negara luar pake baÂju batik, Indonesia banget deh,†kiÂcaunya.
Account @syMONIC berkelakar, negara tetangga Malaysia nggak akan berani mengklaim batik, jika JoÂkowi sering mengenakannya. “JoÂkowi pakai batik kayaknya Malaysia nggak akan berani ngaku-ngakui,†katanya.
Tweeps @noveirawan bilang, waÂjar Jokowi memakai batik. Nggak waÂjar kalau Jokowi jarang pakai batik.
“Yang aneh justru kalau dia nggak pakai batik. Nelson Mandela aja paÂkai batik,†katanya.
Tweeps @bunchese berharap, keÂsejahteraan pengrajin batik meÂningÂkat setelah bekas Walikota Solo menÂjadi presiden.
“Kalau Jokowi sudah presiden, nasib pengrajin masih suram, sama aja bohong,†ketusnya.
Tweeps @RezzRevolta mengÂingatkan, Jokowi tidak cuma meÂmaÂkai batik asal Solo atau Yogyakarta. “Pakai juga batik dari daerah lain ya pak,†harapnya.
Tweeps @NaufalParinduri berguÂyon, bekas Walikota Solo itu meÂmang lebih pantas mengenakan baÂtik, ketimbang jas.
“Jokowi itu kalo pake jas keliaÂtanÂnya aneh, dia emang cocoknya pakai batik, haha,†kelakarnya.
Tweeps @donidonidon berkeÂlakar, Jokowi malas memakai jas karena gerah dengan cuaca Jakarta yang panas.
“Selain itu kalau batik kan taÂnganÂnya bisa dilipet, kalau jas nggak bisa, hehe,†ledeknya.
Di hari pertamanya sebagai preÂsiÂden, Joko Widodo langsung tancap gas dengan menerima empat pimpiÂnan negara sekaligus. Namun, ada yang berbeda dari penampilan JoÂkowi, dibandingkan presiden sebeÂlumnya, Susilo Bambang YudhoyoÂno. SBY selalu terlihat mengenakan paÂkaian formal berupa jas dan dasi, seÂmentara Jokowi memilih berkeÂmeja putih andalannya atau meÂmaÂkai kemeja batik.
Saat bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia DaÂtuk Sri Mohd Najib Tun Abdul RaÂzak, Jokowi mengenakan kemeja puÂtih lengan panjang yang biasa diÂgunakannya sehari-hari.
Saat meneÂriÂÂma Perdana Menteri Australia Tony Abbot dan Menteri Luar Negeri AmeÂrika Serikat John Kerry, Jokowi meÂmilih mengenakan kemeja batik.
Jokowi sendiri pernah menyamÂpaiÂkan keinginannya menjadikan baÂtik sebagai motor penggerak ekoÂnomi kecil. Caranya tenÂtu dengan menjadi batik sebagai akomodasi sehari-hari untuk bekerja. “Kalau raÂpat-rapat itu jangan paÂkai jas, pakai batik saja. Pakai jas itu setahun seÂkali aja,†ungkapnya. ***