Karena itu, politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mengkritik sikap KPK ini. Rachmawati pun akan menyampaikan kritik ini secara terbuka dalam jumpa pers yang akan dilakukanya siang ini (Rabu, 15/10), di kediamannya di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan.
Dalam jumpa pers ini, Rachmawati mau mengkritik KPK yangg tanpa menyelidiki sudah mengatakan Jokowi tidak ada masalah dalam beberapa kasus yang selama ini menjadi perhatian publik.
Jurubicara KPK, Johan Budi, misalnya mengatakan Jokowi memiliki rekening yang bersih. Jokowi juga
clear dalam kasus dana Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) pada 2010, saat menjabat walikota Solo, sebagaimana dilaporkan sejumlah orang.
Terkait kasus transjakarta, DPR berencana memanggil KPK dan Kejaksaan Agung berdasarkan laporan Rachmawati. Dalam laporannya, Rachmawati menduga Jokowi terkait dengan kasus dugaan korupsi tersebut dan kepemilikan rekening di luar negeri.
Putri Presiden Soekarno itu juga meminta agar pelantikan Jokowi sebagai presiden ditunda selama kasus dugaan korupsi ini belum dituntaskan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: