"Pertama Nazaruddin menyampaikan uang tersebut diterima di ruangan ibas di DPR dan keterangan terakhir uang tersebut di serahkan di salah satu hotel berbintang di seputaran HI," ungkap Departemen Penegakan Hukum DPP Demokrat, Jemmy Setiawan, beberapa saat lalu (Rabu, 9/10).
Karena itu, Jemmy meminta KPK untuk segera menindaklajuti ketetangan Nazarudin untuk mengejar dan mengambil data CCTV di hotel tersebut sebagi sebuah fakta digital forensik. Jika tidak ada bukti atas keterangan Nazarudin itu, maka sebaiknya KPK memberikan keterangan atas pengembangan kasus bahwa pernyataan tersebut tidak benar.
"Masyarakat pada umumnya dan Partai Demokrat pada khususnya butuh keterangan yangg benar berdasarkan bukti dan fakta," demikian Jemmy.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.