Selama belasan tahun Blatter berkuasa, Platini menilai pria Swiss itu telah menjadikan sepakbola sebagai kerumunan politik dan sarang korupsi.
Blatter sudah menjadi orang nomor satu di FIFA sejak 1998. Ironisnya, ayah satu anak itu ingin maju lagi sebagai kandidat pada pemilihan presiden FIFA yang akan digelar 2015 mendatang. Dengan usia yang kini mencapai 78 tahun, banyak pihak yang mengkritik keputusan Blatter untuk terus mencalonkan diri, termasuk Platini.
Kabarnya, Platini juga ingin mencalonkan diri sebagai kandidat presiden FIFA, namun leganda sepakbola Perancis itu mengakui bahwa ia ingin fokus terlebih dahulu dalam memegang amanah sebagai pimpinan tertinggi UEFA.
“Saya bukan seorang pengecut, saya tidak takut dengan Sepp Blatter. Saya punya niat baik untuk memperbaiki sepakbola dunia, tapi saya ingin fokus dengan UEFA dulu. Saya mungkin akan maju sebagai kandidiat (presiden FIFA),†ungkapnya seperti dikutip dari
Bild, Senin (8/9).
“Menurut saya, Blatter seharusnya tak mencalonkan diri. FIFA punya reputasi buruk yang dimasa kepimimpina Blatter. Sepakbola kini dicap sebagai olahraga yang sarat akan korupsi dan pengaturan skor," lanjuutnya.
Pria Perancis berusia 59 tahun itu menambahkan bahwa ia tak terkejut dengan sifat ambisius Blatter yang ingin melenggangkan masa jabatannya sebagai presiden FIFA.
"Saya sudah tahu watak Blatter, dia (Blatter) adalah orang yang haus akan kekuasaan, FIFA akan lebih buruk jika terus berada ditangan dia," demikian Platini.
[azk/ian]
BERITA TERKAIT: