Wajar Bila Jokowi Bermanuver Melawan Kekuatan Simbolik Koalisi Merah Putih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 05 September 2014, 10:15 WIB
Wajar Bila Jokowi Bermanuver Melawan Kekuatan Simbolik Koalisi Merah Putih
jokowi/net
rmol news logo . Sebelum ada momentum politik lain yang menunjukkan fakta sebenarnya, sulit membenarkan atau menegasikan pernyataan Jokowi soal komunikasi dengan elit partai lain pendukung Prabowo-Hatta.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 5/9).

Pernyataan Asep ini terkait dengan pernyataan Jokowi usai bertemu dengan Hatta Rajasa di kediaman Surya Paloh. Jokowi mengatakan bukan hanya Hatta, malah elit partai lain juga minta bertemu namun minta pertemuan tersebut digelar secara tertutup dan dirahasiakan.

Menurut Asep, benar atau tidak klaim Jokowi tersebut, namun pernyataan tersebut memang logis disampaikan di tengah semacam peperangan psikologis. Lebih-lebih wacana Koalisi Merah Putih juga terus diwacanakan.

"Manuver Jokowi itu sangat wajar dan sah, untuk membentuk kekuataan secara simbolik, melawan simbol Koalisi Merah Putih, yang sebenarnya juga tak sekuat yang dibayangkan," demikian Asep. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA