Padahal seharusnya, kata anggota Komisi V dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia, ketika merancang anggaran untuk suatu proyek atau kegiatan maka semua hal sudah diperhitungkan, termasuk
time table-nya.
"Aneh jika anggaran yang sudah direncanakan lama, tiba-tiba molor atau bahkan macet di tengah jalan," ungkap Yudi beberapa saat lalu (Kamis, 4/9).
Lebih-lebih lagi, lanjut Yudi, sudah menjadi kebiasan pemerintah yang menghabiskan sisa anggaran itu menjelang akhir tahun. Semua sibuk menggelar kegiatan di akhir tahun mulai lokakarya atau seminar dan kegiatan lain yang mungkin tidak terlalu penting.
"Cara penggunaan anggaran yang asal habis selalu berulang setiap tahun," demikian Yudi.
Hingga Agustus 2014, ungkap Yudi, serapan anggaran kementerian dan lembaga bidang infrastruktur masih sangat rendah. Dan salah satu kementerian yang memiliki kinerja penyerapan anggaran terburuk adalah Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) di bawah Menteri Helmy Faishal Zaini, yang merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
[ysa]