Demikian disampaikan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB), Eko Prasojo, usai penutupan Konferensi Tahunan Asian Group for Public Administration (AGPA) ke-4 di Jakarta (Jumat, 29/8).
"Jangan sampai perbaikan itu justru membuat pesawat yang sedang terbang itu malah jatuh, karena ada bagian mesin yang diganti," kata Eko.
Karena itu, ungkap Eko, yang juga gurubesar ilmu pemerintahan, Jokowi-JK tidak terjebak pada persoalan jumlah kementerian. Daripada mengurus jumlah kementerian akan lebih baik bila melakukan kebijakan yang bersifat
soft, dan dalam perjalanan pemerintahan merestrukturisasi jabatan eselon I dan II pada kementerian.
"Jangan sampai perubahan struktur kabinet justru membuat pemerintahan baru terganggu dengan masalah redistribusi pegawai,"Â terangnya sebagaimana dilansir
JPNN.
[ysa]