Rapat Jokowi-JK dan Fraksi PDIP Bahas Kemungkinan Realokasi RAPBN 2015

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 26 Agustus 2014, 20:37 WIB
Rapat Jokowi-JK dan Fraksi PDIP Bahas Kemungkinan Realokasi RAPBN 2015
jokowi-jk/net
rmol news logo . Pembicaraan Jokowi-JK dalam rapat internal dengan Fraksi PDI Perjuangan yang juga dihadiri oleh Presiden kelima Megawati Soekarnoputri hari ini (Selasa, 26/8), adalah terkait dengan pelaksanaan politik alokasi dan distribusi anggaran berbasiskan visi-misi dan program aksi Jokowi-JK.

"Pembahasan RAPBN tersebut membuka optimisme baru bahwa transisi pemerintahan akan berjalan dengan baik," kata Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Selasa, 26/8).

Hasto juga menegaskan bahwa Tim Transisi Jokowi-JK dan Fraksi PDIP menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Pemerintahan SBY terhadap ruang yang diberikan untuk melakukan realokasi anggaran.

"Hal-hal terkait dengan program Kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, komitmen prioritas pembangunan dari desa, dan pengembangan infrastruktur yang menopang pertumbuhan investasi, menjadi lebih realistis untuk segera dijalankan pada tahun anggaran yang akan datang," kata Hasto.

Dalam pembahasan di rapat itu, lanjut Hasto, dapat diproyeksikan besarnya dukungan rakyat dan pelaku usaha terhadap pemerintahan baru sehingga target pertumbuhan ekonomi nasional diupayakan 5,8 persen.  Tentu saja, dengan pertumbuhan yang lebih berkualitas, dan pada saat bersamaan struktur fiskal dirancang lebih pruden melalui reformasi perpajakan.

Sementara reformasi sistem perpajakan dianggap penting, katanya, bukan hanya sebagai instrumen penerimaan negara yang semakin besar kontribusinya, namun juga sebagai instrumen keadilan. Dari tax ratio dan potensi jumlah wajib pajak, maka harapan untuk mewujudkan postur fiskal yang menstimulus kesempatan kerja bagi rakyat akan semakin besar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA