Ketua PDIP: Jangan Terlalu Parno dengan Kunjungan John McCain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 12 Agustus 2014, 11:38 WIB
Ketua PDIP: Jangan Terlalu Parno dengan Kunjungan John McCain
andreas hugo paraira/net
rmol news logo . Dalam konteks hubungan politik, tidak ada yang aneh dengan sikap Ketua MPR Sidarto Danusubroto yang menerima kunjungan Senator Amerika Serikat John McCain. Pun demikian, sangat biasa bila memang Megawati Soekarnoputri maupun Jusuf Kalla berkunjung pada tokoh politik di Amerika Serikat (AS).

"Jadi saya heran kalau ada anggapan ada intervensi dari asing. Intervensi apa. Ini biasa saja," kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Andreas Hugo Pareira, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 12/8).

Dalam hal Sidarto, tegas Andreas, hampir seminggu sekali menerima kunjungan dari politisi atau pejabat publik dengan negara luar. Sidarto misalnya menerima kunjungan juga dari pejabat atau politisi dari China, juga negara-negara lain.

"Jadi ini harus dipahami. Tidak ada intervensi. Kalau Ketua MPR diam saja, tak mau dikunjungi orang luar, ini yang aneh," ungkap Andreas.

Pun demikian dengan Megawati. Mungkin saja politisi luar mengajak Megawati, sebagai politisi senior di Indonesia, untuk berdiskusi terkait situasi dunia. Karena itu, juga pertemuan ini biasa saja, apalagi dipastikan komunikasi itu tidak akan menggadaikan kepentingan negara dan bangsa.

"Kita jangan terlalu paranoid bila ada politisi kita berkomunikasi atau berdiskusi dengan politisi asing. Ini untuk menjaga hubungan baik, juga untuk menegaskan kepentingan kita," demikian Andreas. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA