Memanfaatkan PSG yang baru memetik hasil seri, skuad besutan Leonardo Jardim bertekad mengantongi poin sempurna.
Punya rekor tak terkalahkan dalam enam laga terakhir, pelatih anyar, Leonardo Jardim dianggap akan menjadi suksesor paling pas sepeninggal Claudio Ranieri yang hanya sanggup membawa
Les Rouges et Blancs menjadi ‘yang kedua’ di Prancis musim lalu.
Monaco sadar, penjualan bintang mereka yang tampil cemerlang di Piala Dunia, James Rodriguez ke Real Madrid akan mempengaruhi penampilan tim ketika mengarungi musim kompetisi 2014-2015. Mereka bersiasat akan bermain lebih kolektif dan menjaga lini bertahan agar tidak mudah kebobolan.
Jardim belum berhasil menggaet pemain anyar penganti Rodriguez untuk membangun kreativitas menyerang musim depan.
Untuk sementara, harapan mencetak gol-gol ke gawang lawan masih bertumpu pada Falcao yang baru sembuh dari cidera. Fokus Jardim kini adalah mempertahankan performa lini belakang mereka yang terkenal angker pada musim lalu. Monaco baru kebobolan 31 gol dari 38 pertandingan musim lalu.
Kunci kedisplinan di lini belakang Monaco pada saat itu tak lepas dari peran bek tengah, Richardo Carvalho yang kerap melakukan aksi penyelamatan.
Kehebatannya pun menjadi salah satu modal besar yang masih tersisa untuk menatap musim 2014-2015.
Pemain paling berpengalaman dalam skuad Monaco ini sudah lebih dari 70 kali tampil di pentas Liga Champions Eropa. Bekas bek Chelsea ini telah berbicara kepada AS Monaco TV untuk membangun kekompakan di lini belakang.
Dalam wawancara yang dimuat situs resmi klubnya, Carvalho optimis timnya akan memetik poin sempurna di laga pembuka Ligue 1 saat menjamu Lorient, besok.
“Pra-musim kemarin adalah waktu yang sangat penting. Kami banyak bepergian ke Kolombia dan Miami. Kami telah bekerja keras untuk memastikan diri sebagai tim yang siap di awal musim liga,†kata Carvalho kepada AS Monaco TV dikutip
asm-fc.com.Lini belakang Monaco memang sangat menjanjikan. Dalam enam laga terakhirnya, mereka baru kebobolan empat gol. Saat mengalahkan Atletico Nacional dengan skor 4-2 pada laga persahabatan 23 Juli, dan saat ditahan imbang Valencia 2-2, pada 2 Agustus lalu.
Pertahanan begitu rapat dan disiplin diterapkan Carvalho hingga pada pertandingan terakhir mereka melawan Arsenal di Emirates Cup, AS Monaco tidak kebobolan sama sekali. Justru Monaco menang 1-0 berkat gol Falcao di babak kedua.
“Kemenangan atas Arsenal kemarin tentu menjadi modal berharga untuk memulai kompetisi domestik yang panjang ini,†kata Jardim.
Lorient sendiri diprediksi akan tampil ngotot di laga pembuka Ligue 1 musim ini. Mereka sukses merangsek naik ke posisi delapan pada akhir musim kemarin, setelah tampil buruk di awal-awal musim, mereka keluar masuk zona degradasi di enam pekan awal bergulirnya Ligue 1 musim lalu. Tentunya mereka tidak ingin mengulanginya di musim ini. ***
BERITA TERKAIT: