Dikutip dari kantor berita
The Telegraph, Sabtu (9/8), Pellegrini meyakini bahwa prosedur yang ia lakukan telah benar dan fans Chelsea salah besar jika memanggil gelandang 36 tahun itu "pengkhianat".
Sebelumnya, Arsene Wenger mengkritik Pellegrini bahwa pelatih asal Chili itu kerap mencuri start dengan iming iming gaji pemain yang besar ketika klub asal kota Manchester itu tengah bernegoisasi dengan buruannya. Selain itu, Wenger juga menambahkan bahwa tak etis membeli pemain legenda rivalnya di Liga Inggris, yakni Chelsea.
Lampard meninggalkan Chelsea pada bulan Juni lalu dengan status bebas transfer setelah 13 tahun berjuang di Stamford Bridge. Secara kepemilikan, gelandang yang juga mantan pemain West Ham itu adalah milik New York FC.
Pria 36 tahun itu digaji sebesar 90 Ribu Poundsterling atau sekitar 1, 8 Miliar Rupiah per pekan.
Wenger juga menduga bahwa City memboyong pemain dengan status pinjaman sebagai taktik agar selamat dari aturan "Financial Fair" UEFA.
Musim lalu The Citizen memang diganjar pelanggaran oleh federasi sepakbola Eropa karena melakukan belanja pemain melebihi ketentuan UEFA.
Menurut beberapa pengamat, City memang kerap melakukan belanja pemain yang besar namun tidak efektif.
[sam]
BERITA TERKAIT: