Polisi Harus Kerja Keras Deteksi Kekuatan ISIS di Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 07 Agustus 2014, 11:40 WIB
Polisi Harus Kerja Keras Deteksi Kekuatan ISIS di Indonesia
foto:net
rmol news logo . Indonesia Police Watch (IPW) menemukan setidaknya ada tiga kelompok Islamic Satate of Iraq Suria (ISIS) yang bergerak di Indonesia.

Pertama, masuk ke masjid-masjid melakukan sosialisasi, bahkan sampai ke anak-anak di Tempat Pendidikan Al-Quran (TPA). Kedua, membangun jaringan ke kelompok atau komunitas anak-anak muda untuk kemudian merekrutnya. Ketiga, berusaha masuk dan menguasai bisnis limbah industri di kawasan-kawasan industri dan berusaha menancapkan pengaruh di lokasi-lokasi hiburan serta kawasan bisnis lainnya.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Kamis (7/8).

Jelas Neta, dengan banyaknya ormas keagamaan yang bersikap radikal di Indonesia, ISIS akan mendapat tempat tersendiri di kalangan tersebut. Apalagi dengan beredarnya video di media sosial bahwa ada orang Indonesia yang menjadi tokoh di ISIS dan mengajak anak-anak muda bergabung. Hal ini, kata Neta, makin menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara yang sangat strategis bagi kalangan Islam garis keras internasional.

Selain itu, lanjut Neta, posisi Indonesia tak bisa diabaikan oleh jaringan teroris internasional, setelah begitu banyak aksi-aksi teror yang memakan korban di Indonesia. Artinya, jaringan teroris internasional dan kalangan ISIS menilai banyak anak-anak muda Indonesia yang berpotensi direkrut dan dikader untuk membuat kekacauan, baik di negara lain maupun di Indonesia sendiri.

Menurut Neta, situasi ini tentu membuat Polri harus segera bekerja keras, untuk melakukan deteksi dan antisipasi dini. Sehingga bisa diketahui sudah sejauh mana 'kekuatan' ISIS bercokol di Indonesia.

"Dan siapa-siapa saja tokoh garis keras yang sudah bergabung atau menjadi kader," demikian Neta S Pane. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA