Lampard Korban Akal Bulus City

Selasa, 05 Agustus 2014, 09:27 WIB
Lampard Korban Akal Bulus City
Frank Lampard
Kecil Besar
rmol news logo Tragis benar nasib gelandang veteran Frank Lampard. Baru saja meneken kontrak dua tahun dengan klub Amerika Serikat, New York City, kini sudah dipinjamkan ke Manchester City. Pemain berjuluk Super Frank itu diduga menjadi korban akal bulus The Citizens.

Adalah pelatih Arsenal, Arsene Wenger yang menuding praktik tercela The Citizen itu. Pria yang terkenal piawai dalam manajemen jual-beli pemain itu menuding proses peminjaman Super Frank merupakan akal-akalan City untuk menyiasati sanksi FIFA terkait Financial Fair Play (FPP) yang mendera The Citizens saat ini.

Lantaran melanggar aturan FPP pada awal tahun, City hanya bisa mendaftarkan 21 nama pemain untuk skuadnya di Liga Champions. Tidak hanya itu, The Citizens juga diembargo dengan dibatasi dalam belanja transfer dan didenda.
 
“Saya mendengar mereka (manajemen City) ingin membeli lima klub dunia. Para pemain akan terdaftar di klub kedua kemudian mereka akan ditempatkan di klub utama dengan status peminjaman. Apakah Itu cara untuk mengakali FFP? Saya tidak tahu,” kataWenger dikutip The Telegraph, kemarin.

Manchester City dan New York City memang terafiliasi dalam induk perusahaan yang sama, yaitu City Football Group milik Abu Dhabi United Group. Selain kedua tim itu, Melbourne City (di Australia), dan Yokohama Marinos (di Jepang) juga tergabung dibawah bendara yang sama.

Kepastian berlabuhnya Super Frank di Emirates Stadium, markas City, dibenarkan oleh sang manajer. Manuel Pellegrini, dalam laman resmi klub menyebutkan Lampard akan mulai memperkuat The Citizens bulan ini.

“Frank Lampard akan mulai memperkuat tim setelah menjalani tes medis yang rencananya akan dilakukan beberapa hari kedepan,” kata Pellegrini dikutip mcfc.com.

Lampard telah menginjak usia 36 tahun setelah memperkuat Chelsea dalam 13 tahun terakhir. Gelandang yang punya tendangan mematikan itu kini dianggap sudah tidak cocok bermain bagi The Blues yang mengutamakan pemain-pemain muda.

Kendati sudah ‘dibuang’ Chelsea, Lampard masih mempesona banyak klub-klub besar Eropa karena kepiawaiannya mengolah bola.

Lampard merupakan pencetak gol terbanyak di Chelsea, setelah mencetak 211 gol dalam semua ajang kompetisi, setelah pindah ke Stamford Bridge dari West Ham United pada 2001.

Pasca keputusannya  menanggalkan seragam The Blues, beberapa tawaran datang dari klub besar seperti Lazio dan Fiorentina di Italia, namun Lampard memilih menyepakati kontrak profesionalnya bersama klub Major League Soccer, New York City untuk durasi dua tahun kedepan dengan alasan ingin merasakan atmosfer baru di liga Amerika Serikat.

“MLS jelas menawarkan tantangan baru bagi saya, tentu, setelah saya cukup lama bermain di Eropa, di Premier League” kata Lampard dikutip The Telegraph beberapa waktu lalu.

Seakan alasan itu tidak pernah dibuat Lampard, secara mengejutkan New York City memutuskan untuk meminjamkannya ke klub Manchester City yang juga berkompetisi di Premier League layaknya Chelsea, bahkan dengan durasi kontrak hingga 2015. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA