Karena itu, kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ari Junaedi, seharusnya elit-elit partai pendukung Prabowo-Hatta bisa lebih legowo menerima apapun hasilnya, termasuk bila kalah. Apalagi, Prabowo-Hatta pun memiliki jiwa ksatria dan sportif.
"Dalam pilpres ini, tidak ada yang malu atau dipermalukan. Kontestasi pilpres adalah memilih putra-putra terbaik bangsa. Prabowo, Jokowi, JK atau Hatta adalah putra terbaik bangsa," kata Ari Junaedi, yang juga dosen pasca sarjana di beberapa perguruan tinggi, beberapa saat lalu (Kamis, 17/7).
Menurut Ari, seharusnya orang-orang seperti Fadli Zon, Mahfud MD, Amien Rais, Fahri Hamzah, atau Ahmad Dhani, bisa legowo dan memberi masukan ke Prabowo atau Hatta untuk bisa berjiwa besar menerima keunggulan Jokowi-JK.
"Jika masih memungkinkan, toh Pilpres 2019 masih ada kesempatan selama rakyat menghendaki," ujar Ari, yang merupakan pengajar di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.
[ysa]
BERITA TERKAIT: