"Walaupun beda posisi, kita harus tetap saling menghargai dan mengapresiasi," kata Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Koordinator Tim Debat Jokowi-JK, Maruarar Sirait, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 17/7).
Pernyataan Maruarar Sirait ini terkait dengan deklarasi koalisi permanen partai-partai pendukung Prabowo-Hatta. Maruarar mengapresiasi kehadiran koalisi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi demokrasi.
Namun, orang yang dikenal sangat dekat dengan Jokowi ini pun memastikan Jokowi, yang diyakini akan memenangkan pilpres, akan membangun kerja sama dengan semua pihak. Kerja sama ini penting sebab membangun Indonesia tak mungkin dilakukan sendirian, atau oleh sebagian kelompok saja.
"Jokowi akan membangun rekonsiliasi nasional. Sebab Jokowi tidak ingin Indonesia terkoyak. Upaya persatuan nasional harus terus diwujudkan," ungkap Ara, begitu ia disapa, yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih.
Selama kompetisi yang bertujuan untuk membangun Indonesia ini, lanjut Ara, Jokowi tuga tahu persis tokoh-tokoh yang memiliki integritas, kredibilitas, dan memang berkualitas. Jokowi pun akan mengapresiasi tokoh-tokoh ini meskipun dalam proses kompetisi menjadi bagian dari pihak yang berbeda.
"Proses kemarin memperlihatkan kualitas individu-individu itu. Dan Jokowi tentu akan membangun kerja sama dengan semua pihak. Dengan catatan, kerja sama ini bukan karena kepentingan sesaat, melainkan karena visi, misi, platform yang sama untuk membangun Indonesia lebih baik," demikian Ara.
[ysa]
BERITA TERKAIT: