"Ini untuk menjaga Indonesia tetap damai dan sejuk, tetap aman dan tertib, sebagaimana juga sudah diinstruksikan Jokowi kepada semua pendukung dan rakyat Indonesia," kata Ketua Umum Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 17/7).
Maruarar Sirait, yang juga anggota Komisi XI DPR, pun percaya Presiden SBY, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Sutarman, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa tetap menjaga netralitas dan propesionalitasnya. Sebab ini lah waktunya semua lembaga negara menunjukkan inetregritas dan profesionalitasnya.
"Kenapa kita percaya? Sebab bila tidak netral dan profesional, kita tidak akan melalui proses pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dengan aman dan damai sebagaimana kita saksikan," ungkap Ara, begitu ia disapa, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan.
Ara pun yakin Indonesia akan tetap aman dan damai. Sebab jauh lebih banyak rakyat Indonesia yang mau aman, dan mau mempertahankan keamanan serta perdamaian. Menjaga keamanan ini juga sangat penting, sebab ini menjadi penentu stabilitas politik. Sementara variabel stabilitas politik sangat mempengaruhi kondisi ekonomi.
"Kita harus menjaga investasi, dan ekonomi. Menguatnya nilai tukar dan Indeks Harga Saham Gabungan, harus berkelanjutan. Kita harus utamakan kepentingan rakyat," demikian Ara, yang dikenal dekat dengan Jokowi dan selama ini berjuang mengawal Jokowi sejak lama.
[ysa]
BERITA TERKAIT: