Andi Arief: Menyedihkan, Seharusnya Kedua Kubu Sudah Tahu Siapa yang Menang dan Kalah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 17 Juli 2014, 16:26 WIB
Andi Arief: Menyedihkan, Seharusnya Kedua Kubu Sudah Tahu Siapa yang Menang dan Kalah
andi arief/net
rmol news logo . Total kecamatan di Indonesia ada 6.700 kecamatan.

Dengan jumlah ini, gampang bagi tim sukses pasangan calon presiden untuk merekap suara menjadi laporan nasional.

Demikian kesimpulan staf khusus Presiden SBY, Andi Arief, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 17/7).

Dengan merekap suara nasional berbasis kecamatan ini, lanjut Andi Arief, kedua kubu seharusnya sudah tau siapa yang menang atau kalah. Kedua pasangan pun tidak perlu menunggu rekap kabupaten dan provinsi.

Lebih-lebih, masih kata Andi Arief, kedua pasangan juga memiliki pasukan untuk merekap suara ini. Kubu Prabowo-Hatta misalnya memiliki saksi yang kuat, sementara kubu Jokowi-JK dibantu oleh situs kawalpemilu.org dari Singapura.

"Menyedihkan," demikian Andi Arief. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA