Sebagian elit PDI Perjuangan sendiri cenderung masih bungkam soal ini. Padahal KPK memastikan terus mendalami megskandal BLBI, yang salah satu proses penyelidikannya adalah memeriksa Presiden kelima Megawati.
Kepastian KPK akan memanggil Megawati disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Abraham Samad. Megawati akan diperiksa terkait pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI yang dikeluarkan saat dirinya sebagai Presiden RI. Akibat SKL BLBI ini, negara mengalami kerugian ribuan triliun rupiah ini.
Abraham tekankan pihaknya tak akan kesulitan memanggil Megawati yang juga Ketua Umum PDIP.
"Kita sudah panggil JK, panggil Boediono di kasus lain, apalagi Mega dia kan sudah mantan (Presiden)‎," tekan Samad kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta (Jumat, 11/7).
Samad menerangkan pihaknya tak berhenti mendalami megaskandal BLBI. Hari ini pimpinan komisi telah memanggil salah seorang Satgas KPK yang memegang penyelidikan kasus BLBI untuk segera melakukan gelar perkara alias ekspose, dan menetapkan siapa tersangka.
"Habis lebaran ekspose. Karena (penyelidikan) sudah lama, tadi saya panggil penyelidiknya untuk bilang itu," tandas Abraham.
[ysa]
BERITA TERKAIT: