MEGASKANDAL BLBI

Belum Jelas Langkah PDIP Sikapi Rencana KPK Panggil Megawati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 14 Juli 2014, 14:00 WIB
Belum Jelas Langkah PDIP Sikapi Rencana KPK Panggil Megawati
MEGAWATI/NET
rmol news logo . Hingga saat ini belum ada kepastian dan langkah hukum apa yang akan diambil PDI Perjuangan terkait dengan rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil Megawati Soekarnoputri terkait kasus megskandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sebagian elit PDI Perjuangan sendiri cenderung masih bungkam soal ini. Padahal KPK memastikan terus mendalami megskandal BLBI, yang salah satu proses penyelidikannya adalah memeriksa Presiden kelima Megawati.

Kepastian KPK akan memanggil Megawati disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Abraham Samad. Megawati akan diperiksa terkait pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI yang dikeluarkan saat dirinya sebagai Presiden RI. Akibat SKL BLBI ini, negara mengalami kerugian ribuan triliun rupiah ini.

Abraham tekankan pihaknya tak akan kesulitan memanggil Megawati yang juga Ketua Umum PDIP.

"Kita sudah panggil JK, panggil Boediono di kasus lain, apalagi Mega dia kan sudah mantan (Presiden)‎," tekan Samad kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta (Jumat, 11/7).

Samad menerangkan pihaknya tak berhenti mendalami megaskandal BLBI. Hari ini pimpinan komisi telah memanggil salah seorang Satgas KPK yang memegang penyelidikan kasus BLBI untuk segera melakukan gelar perkara alias ekspose, dan menetapkan siapa tersangka.

"Habis lebaran ekspose. Karena (penyelidikan) sudah lama, tadi saya panggil penyelidiknya untuk bilang itu," tandas Abraham. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA