Menteri Keamanan dan PerÂtaÂhanan Brasil, Jose Eduardo CarÂdozo, telah menggelar perÂteÂmuan dengan beberapa petinggi FIFA. Mereka mendiskusikan beÂberapa masalah terkait dengan penyelenggaraan partai final yang akan berlangsung, Senin (14/7) dini hari WIB.
Isu keamanan menjadi hal paling sering dibahas dalam perÂtemuan ini. Baik pemeÂrinÂtah Brasil dan FIFA khawatir akan terjadi kerusuhan besar saat final berlangsung.
Pemerintah dan FIFA takut jika nantinya suporter garis keras Brasil yang hadir ke staÂdion akan saling bentrok deÂngan para pendukung ArgenÂtina. Seperti diketahui rivalitas antara Brasil dan Argentina di kancah internasional memang saÂngat ketat.
Meski Jerman sudah memÂperÂmalukan Brasil sedemikian rupa, sebagian besar suporter tuan rumah diyakini masih akan memberikan dukungan buat Die Mannschaft. Buat mereka lebih baik Jerman yang jadi juara ketimbang Argentina yang mengangkat trofi Piala Dunia di Maracana.
“Argentina tidak boleh meÂnang di sini,†seru Lilia Viana, suporter Brasil berusia 44 tahun.
Teriakan “Maradona lebih hebat dari Pele†sangat sering terdengar setiap Albiceleste main di Brasil. “Anda akan meÂlihat Messi, dan dia akan memÂberi trofi buat kami,†lanÂjut yel-yel suporter Argentina.
Pendukung Brasil tak mau kalah. “Seribu gol, cuma Pele yang punya 1.000 gol!†teriak meÂreka.
Pele dan Maradona adalah satu contoh kecil dari sekian banyak sumbu yang bisa meÂledakkan rivalitas kedua neÂgara. Pertarungan klub dari keÂdua negara di ajang Copa LiÂberÂtadores kerap meÂmunÂculÂkan bentrok.
Dalam setiap kesempatan Argentina bermain, selalu ada penÂdukung Brasil yang meÂnyaÂksikan dengan mengÂguÂnaÂkan jersey lawan dan meneÂriakkan sorakan ke arah Messi cs.
“Saya bisa mendukung neÂgara manapun, kecuali ArgenÂtina. Saya seorang Pele, bukan Maradona,†sahut suporter lain berÂnama Luiz Amorim, pada koran lokal.
Berdasarkan laporan hingga keÂmarin, belasan ribu fans tim Tango sudah tiba dan mulai berÂgabung dengan para komÂpatriot mereka yang selama beÂberapa hari terakhir ini, meÂneÂtap di Fan Fest pantai CopaÂcaÂbana.
â€Kami datang langsung ke Rio dan kami akan pergi dari koÂta ini sebagai juara,†singkat seÂorang fan bernama Pablo deÂngan bahasa Inggris yang terÂbata-bata.
Suporter datang sebagai romÂbongan â€kloter†pertama ini mayoritas datang dari Sao PauÂlo, usai menyaksikan AlÂbiceÂleste menyingkirkan BeÂlanÂda di semifinal sebelumnya via drama adu penalti.
Mereka berdatangan dengan beragam kendaraan yang bisa mereka bawa, mulai dari mobil pribadi, bus sewaan, sampai moÂbil trailer atau mobil caraÂvan. Sementara itu, Rio sendiri juga sudah memperketat keÂamanannya sejak kemarin.
Untuk mencegah adanya para perusuh, pihak kepolisian seÂtempat mulai terlihat memoÂbilisasi sekitar sepuluh ribu angÂgotanya, khusus untuk sekitar Stadion Maracana.
Presiden Absen.
Ribuan fans Argentina akan hadir, namun Presiden Cristina Kirchner tidak akan berada di antara mereka karena sedang saÂkit tenggorokan. Kabar ini disamÂpaikan lewat secarik suÂrat kepada Presiden Brasil DilÂma Rousseff.
Dijelaskan, Kirchner akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Sabtu ini dan menghadiri pertemuan puncak negara-negara berkembang pekan depan di Brasilia.
Kirchner mengatakan dalam surat tersebut bahwa selama seÂpekan ia melawan pharÂynÂgoÂlaryngitis — peradangan pada pharynx dan larynx.
Kirchner juga mengatakan bahÂwa pada Senin ia harus beÂrangÂkat ke Argentina selatan unÂtuk menghadiri ulang tahun perÂtama cucunya Nestor Ivan.
“Sebagai seorang nenek, Anda bisa bayangkan betapa berÂsemangatnya saya untuk berÂbagi peristiwa ini dengan keÂÂluarga saya,†kata Kirchner keÂpada Rousseff.
Adapun Kanselir Jerman AngeÂla Merkel dan Presiden telah meÂngatakan akan datang meÂnyakÂÂsikan pertandingan itu. ***
BERITA TERKAIT: