Isu Palestina Bisa Jadi Ukuran Memenangkan Ibadah Puasa Ramadhan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 10 Juli 2014, 15:27 WIB
Isu Palestina Bisa Jadi Ukuran Memenangkan Ibadah Puasa Ramadhan
ilustrasi/net
rmol news logo . Hingga kemarin Zionis Israel telah menjatuhkan tak kurang dari 447 roket di atas kota Gaza, 374 serangan udara, dan menjatuhkan 34 bom marine. Akibat serangan ini sebanyak 63 jiwa warga Palestina gugur, yang kebanyakan korbannya anak-anak.

Terakit dengan tragedi kemanusian ini, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin kembali menegaskan pembebasan Palestina wajib bagi bangsa-bangsa di dunia yang peduli.

"Dunia harus segera merespon untuk membebaskan Palestina dari cengkeraman agresor Israel," tegas Ahyudin dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 10/7).

Bagi umat Islam, lanjut Ahyudin, yang sedang menjalankan ibadah puasa, isu Palestina bisa dimanfaatkan untuk menambah keridhoan Allah SWT dengan cara mencurahkan perhatian dan bantuan, dalam bentuk apapun, kepada Palestina.

"Insya Allah, semulia-mulianya infak, sedekah, dan zakat serta doa-doa umat Islam pada hari ini, salah satunya adalah membantu keselamatan saudara-saudara kita di Palestina," ungkap Ahyuddin.

Oleh karena itu, kata dia, umat Islam harus segera merespon ini dengan sebaik-baik sikap, yakni menunjukkan kepedulian sebagai hamba kepada hamba-Nya yang sedang terkena musibah kemanusiaan di Palestina.

"Insya Allah, isu Palestina juga bisa menjadi ukuran apakah di titik akhir kita berpuasa, apakah kita telah memenangkan Ramadhan atau tidak," demikian Ahyudin. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA