Ludivine Kadri, Banggakan Ayam Jantan

Senin, 07 Juli 2014, 09:02 WIB
Ludivine Kadri, Banggakan Ayam Jantan
Ludivine Kadri
Kecil Besar
rmol news logo Kekecewaan Bacary Sagna teramat sangat. Selain Prancis ga­gal melaju ke semifinal Piala Du­nia, dirinya oleh Didier Des­champs hanya sekadar peng­ha­ngat bangku cadangan. Perasaan sedih ini ditangkap oleh Ludivie Kadri. Dengan segala cara, ia menghibur sang suami. Toh usa­hanya sejauh ini sudah mak­simal dengan selalu menon­ton langsung Les Bleus berlaga bersama sang buah hati.

“Saya dan Elias selalu ber­ada di tribun penonton untuk men­dukungnya dan Les Blues,” ujar Kadri.

Kekalahan yang dialami sua­mi dan timnya memang sangat menyedihkan. Tapi, model yang masih seksi ini tidak per­nah padam mengajak masya­ra­kat memberikan dukungan ke­pada negaranya.

“Terima kasih kepada Les Blues. Sudah buat kami bang­ga dan mengalami saat-saat me­negangkan ketika mendu­kun­g­nya,” paparnya.

Sebelumnya, sejak Piala Du­nia digelar, kehadiran Kadri di tribun penonton membuat ka­mera wartawan tidak henti-hen­tinya mengabadikan setiap gerakan dan tingkah lakunya. Memang, berprofesi sebagai mo­del, aura Ludivine sangat ter­pancar dan terkesan natural.

“Bertabur bintang di lapa­ng­an. Tapi kamera juga mengara ke saya. Bangga rasanya,” tan­das­nya.

Rumah tangga Sagna dan Ka­dri jauh dari gosip miring. Pa­sangan yang menikah 2010 itu kini telah dikaruniai dua orang anak. Di mata Kadri, Sagna me­rupakan pria idaman wanita.

“Sagna merupakan pria isti­me­wa luar dalam. Saya merasa sangat beruntung, Tuhan men­jodohkan saya dengan dia,” ka­ta­nya.

Kepribadian pemain 30 ta­hun keling itu tahu cara mem­bahagikan istri dan anak-anak­nya. Ladri tidak menyangkal, ke­kuatan fisik Sagna ikut mem­pengaruhi kehidupan seksual mereka. “Jasmaninya sangat kuat. Dia sangat memuaskan di atas ranjang,” ungkap Ladri blak-blakan.

Wanita berambut panjang itu tidak peduli dengan penilaian, sang suami tidak memiliki wa­jah rupawan. Banyak kaum so­sialita di Prancis menilai, Ladri tidak pantas bersanding dengan Sagna.

Untuk menghapus pandang­an negatif itu, Ladri mengata­kan, nyaman menjalani bahtera rumah tangga bersama Sagna meski pasangannya tidak diberi kelebihan wajah tampan.

“Wajah boleh dinilai buruk tapi perilaku serta tanggung ja­wab dan kemampuan seks dia sangat luar biasa. Di lapangan, permainannya juga memikat, bukan?”

“Saya telah menikah dengan Sagna sejak 2010 dan bertahan hing­ga saat ini. Itu artinya, saya tidak peduli orang bilang saya me­miliki suami berwajah jelek.” ***

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA