"Wow, mirip betul. Tak heran, mereka di dalam membangun persepsi menang pun merubah berita
CNN dengan mengganti tulisan Obama menjadi Prabowo," kata Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Jumat, 4/7).
Dalam hal ini, Hasto menemukan benang merah dan menemukan keterkaitan setelah membaca artikel oleh Made Supriatma, seorang Peneliti masalah-masalah politik militer dan jurnalis lepas. Made menemukan sosok bernama Rob Allyn.
Soal Rob Allyn,
Rakyat Merdeka Online pun sempat memberitakannya pada 29 Maret 2014 berdasarkan informasi yang diterima. Disebutkan, Rob Allyn adalah konsultan kenamaan, yang berhasil mengantarkan George W. Bush menjadi Gubernur Tekas pada 1994 dan akhirnya menjadi Presiden Amerika Serikat. Di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, pria berkebangsaan Amerika yang lahir pada 18 Oktober 1959 ini, sudah mengukuhkan jari kekuasannya sejak 2007.
Sejak 2007 itu, ia mendirikan perusahaan Margate House. Melalui perusahaan ini, ia juga berhasil memproduseri sejumlah film. Di antara film itu misalnya film
Merah Putih. Film yang dirilis pada 2009 ini diproduksi Margate House bersama dengan Media Desa Indonesia milik Hashim Djojohadikusumo. Film lain yang juga diproduksi Margate House adalah
Java Heat yang dirilis pada 2012 dan berlatarkan kota Jogjakarta.
Disebutkan, Roby Allyn sudah berperan mencitrakan Prabowo di depan publik secara positif 2009. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon memastikan pihaknya menyelanggarakan kampanye Gerindra adalah langsung Badan Pemenangan Nasional di bawah pimpinan Mukhlas Sidik. Sementara untuk komunikasi langsung berada di bawah Badan Komunikasi Partai yang langsung ia pimpin. Fadli membantah Gerindra menggunakan jasa Rob Allyn.
Meski sudah dibantah, namun ada juga pernyataan dari mantan orang dalam Gerindra yang menyebutkan bahwa jawaban Fadli itu tidak nyambung. Secara struktural memang Gerindra tidak menggunakan Rob Allyn. Sebab konslutasi Rob dipakai secara personal oleh Prabowo.
Kembali ke Hasto. Hasto mengatakan bahwa lawan Partai Republik yang mendapat jasa konslutasi Rob Allyn adalah Partai Demokrat. Partai Demokrat yang mengusung Obama. Partai Republik juga pernah memakasi jasa Harvey Lee Alwater, seorang ahli strategi, tukang plintir yang sangat tega, ganas dan mampu melakukan apa saja agar kandidat terpilih.
"Kampanye hitam yang dialamatkan ke Jokowi dan Obama memang ada kemiripan, bahkan persis. Maka patut diduga, betapa konsultan asing tersebut mampu mengharubirukan jagad politik Indonesia sehingga jauh dari tradisi demokrasi Indonesia. Kegelapan moral pun datang melanda mengancam persatuan bangsa," ungkap Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: