Karena dasar itulah mantan peserta Konvensi Demokrat yang juga Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mendukung pasangan nomor urut dua ini.
Selain itu, Sinyo melihat Jokowi-JK sudah membuktikan diri telah berpengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan. Sinyo pun sepakat dengan program Jokowi-JK terkait reformasi birokrasi.
"Dengan meneruskan remunerasi sampai ke daerah, diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan para pegawai negeri sipil dan berdampak pada perubahan pola pikir serta peningkatan kinerja aparatur negara," kata Sarundajang beberapa saat lalu (Jumat, 4/7).
Remunerasi, ungkap Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK di Sulawesi Utara itu, akan meningkatkan efisiensi, efektifitas dan pengoptimalan anggaran negara yang bermuara pada pencegahan korupsi. Sehingga tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dapat terwujud.
Di tempat terpisah, Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto mengatakan, pasangan yang diusung PDIP, Hanura, PKB dan NasDem itu memang menjadi magnet bagi PNS maupun aparat desa. Apalagi Jokowi-JK memiliki komitmen tinggi untuk mensejahterakan para abdi negara.
"Komitmen Pak Jokowi di dalam memberantas korupsi dan meningkatkan penerimaan negara, salah satu muaranya adalah kesejahteraan rakyat Indonesia. Remunerasi menjadi sistem insentif yang mujarab untuk reformasi birokrasi," demikian Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: