Saat itu, Jerman Barat menang atas Prancis lewat drama adu pinalti. Yang menarik adalah, dalam pertandingan itu, menumbalkan satu korban, ketika Patrick Battiston ingin menerima bola dari Michael Platini, ia ditabrak oleh kiper Jerman Harald Schumacher. Akibatnya, Battiston kehilangan tiga giginya dan memderita cedara patah tulang yang serius.
Catatan dramatis lainnya pada laga yang digelar di Seville, Spanyol adalah, Prancis yang sebenarnya telah unggul 3-1 terlebih dahulu atas Jerman Barat. Namun tanpa disangka-sangka, Jerman mampu membuat dua gol penyeimbang di menit-menit akhir yang memaksakan pertandingan dilanjutkan lewat adu pinalti. Jerman barat menang lewat babak 'tos-tos-an' tersebut dengan skor 4-5.
Memory tahun 1982 di Spanyol tersebut akan terulang kembali di Brasil. Mungkin kali ini sedikit berbeda, Prancis yang tampil meyakinkan di babak 16 besar dengan keunggulan 2-0 atas Nigeria, Sedangkan Jerman yang harus susah payah di babak 16 besar melawan Aljazair lewat babak tambahan waktu dengan sko 2-1. Mungkin keunggulan akan milik Prancis mengingat penampilan Jerman yang pada laga-laga sebelumnya belum maksimal.
Bahkan, Pelatih Jerman, Joachim Loew mengatakan bahwa ditangan Didier Deschamp, Prancis menjadi tim yang kuat sehingga sulit dikalahkan.
"Saya salut dengan Didier Deschamps, ia telah membangun timnas Prancis sejak 2010, mereka memiliki para pemain bagus seperti Benzema dan Giroud yang bisa mempersulit lawannya," ujar Loew seperti dikutip
AFP (2/7).
Sementara itu, kapten Jerman, Philip Lahm mengakui bahwa permainan timnya belum maksimal.
"Kami harus bermain lebih baik melawan Prancis," harap Lahm.
[ysa]
BERITA TERKAIT: