Kampanye 'Indonesia Bebas Narkoba' Terus Digalakkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 27 Juni 2014, 13:55 WIB
Kampanye 'Indonesia Bebas Narkoba' Terus Digalakkan
Fariza Y. Irawady/net
rmol news logo Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan piagam penghargaan kepada jejaring sosialnya di kantor BNN Cawang, kemarin (Kamis, 26/6). Penghargaan ini ini diberikan dalam rangka Hari Narkoba Internasional (HANI) 2014. Acara ini merupakan bentuk sinergitas antara tokoh masyarkat, organisasi masyarakat (ormas) dan kelompok masyarakat (pokmas) yang selama ini bekerja sama dalam mensosialisasikan pencegahan penyalahguna narkoba di masyarakat.

Gerakan Nurani Nusantara (GANN) menjadi salah satu dari  jejaring BNN yang di berikan penghargaan, Kepala BNN Komjen Pol. Anang Iskandar menyatakan bahwa piagam penghargaan ini diberikan atas pengabdian yang luar biasa biasa dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Pendiri dan Ketua Umum GANN, M, Fariza Y. Irawady mengungkapkan bahwa penghargaan yang diraihnya dari BNN ini menambah semangatnya untuk terus melakukan langkah-langkah nyata dalam pencegahan bahaya narkoba.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus mendukung BNN agar dapat terlaksana cita-cita bersama kita, yaitu Indonesia bebas narkoba, melalui seminar dan motivasi hidup sehat tanpa narkoba seperti yang selama ini kita lakukan," ujar Fariza.

Ia menambahkan, bahwa sejak didirkan di awal 2012, GANN sudah mengadakan 297 program pelatihan pencegahan bahaya narkoba dengan 41.512 peserta kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui seminar motivasi hidup bermakna untuk sesama tanpa narkoba dengan 65 kali program sinergis bekerjasama dengan BNN maupun elemen-elemen masyarakat dari tingkat RT, RW, sekolah, kampus, majlis taklim dan para pemuka agama.

Sementara itu, Komjen Pol. Anang Iskandar, dalam sambutannya mengapresiasi ormas dan pokmas yang telah berjuang bersama-sama dengan BNN dalam membangun sebuah benteng penyelamatan generasi muda bangsa dari bahaya narkoba.

"Kita terus berusaha dan bekerjasama agar prevelensi atau presentase jumlah pengguna narkoba dapat turun, dengan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan menjaga kredibilitas, integritas dan profesionalisme kita, tentu di bantu juga dengan para jejaring kita untuk membantu tugas kami demi penyelamatan generasi bangsa," ujarnya.

Anang meyakini bahwa pengguna adalah korban yang perlu diselamatkan dengan cara apapun, dan BNN akan terus berupaya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba ke masyarakat. "Maka dari itu kami berharap adanya ormas dan pokmas di masyarakat yang peduli terhadap bahaya narkoba, dapat membantu tugas kami dalam melaksanakan UU Nomor 35/2009 sesuai dengan kapasitasnya," ujar Anang.

Pada kesempatan tersebut, yang dihadiri pula oleh seluruh jajaran BNN, Anang pun memberikan arahan sekaligus pesan kepada seluruh peserta yang hadir dengan tiga hal, yaitu menjaga kredibilitas, integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA