Lolosnya Kolombia dari fase peÂnyisihan grup C Piala Dunia sejauh ini memang cukup meÂngeÂjutkan. Kolombia mampu menÂjawab keraguan publik deÂngan mengalahkan Yunani (3-0) dan Pantai Gading (2-1).
Kini, Kolombia mengaku tiÂdak mau berhenti melanjutkan tren kemenangannya. Mereka teÂtap bertekad mengalahÂkan Jepang supaya jadi juara Grup C. Aksi anak-anak asuhan Jose PekerÂman ini kemÂbali ditunggu pubÂlik seÂpakbola, karena sejauh ini meÂreka sudah memberi rangkaian kejutan.
Pelatih KoÂlombia, Jose PekerÂman meÂnyaÂtaÂkan, sudah dikanÂtonginya tiket ke babak 16 besar bukan alasan buat KolomÂbia unÂtuk tampil “ala kadarnyaâ€.
“Kita akan segera menghaÂdaÂpi Jepang yang pola perÂmaiÂnanÂnya mulai berkembang,†ujar Pekerman.
“Ya, kita sudah lolos (ke babak 16 besar), tapi jangan sangka bahwa kami akan tampil main-main, kaÂmi tetap akan tampil seÂrius seperti laga-laga sebeÂlumÂÂnya,†jelasnya dilansir
inÂdependent.co.uk.Pekerman optimis timÂnya bisa meraih kemenangÂan atas tim Samurai Biru, dan siaÂpa pun laÂwan yang akan meÂreka dihaÂdapi di babak 16 beÂsar nanti. MeÂnurutnya, tim saÂngat ingin meÂnutup fase grup deÂngan menÂjadi pemuncak klaÂsemen.
“Kami ingin jadi juara grup, lagipula kami sangat seÂnang jika bisa menang melaÂwan tim-tim yang tangguh di grup ini. Kami memiliki baÂnyak peÂmain muda. PertandiÂngÂan di babak penyisiÂhan ini bisa memÂbantu mereka untuk terus tumÂbuh,†pungkas Pekerman.
Terkait taktik yang akan diÂterapkan, Pekerman mengaku Kolombia mungkin tidak akan melakukan banyak perubahan. Sekalipun ada, katanya, hanya akan ada rotasi di lini belakang.
“Bek sentral sekaligus kapÂten kami, Mario Yepes (38 th) keÂmungkinan akan diistirahatÂkan. Ia mengalami ganguan saat berÂtemu Pantai Gading. KaÂlau beÂlum pulih, tempatnya mungÂkin akan diisi Carlos ValÂdes (29 th), gerakannya ceÂpat dan sudah tahu permainan yang baik, ia akan menemani Cristian Zapata (AC Milan) seÂbagai paÂsangan senÂtral,†tuntasÂnya.
Tindak tanduk Kolumbia di fase putaran grup C memang mengundang decak kagum seÂmua pihak. Bersama Kosta RiÂka, mereka membuktikan kaÂlau tim-tim dari negara dunia keÂtiga tidak bisa lagi diangap remeh.
Salah satu pihak yang memÂberikan pujian kepada KolomÂbia adalah legenda Los CafeteÂros Carlos Valderama. Ia meÂmuÂji kembalinya kejayaan seÂpakbola Kolombia yang menuÂrutnya, itu semua terjadi karena sentuhan dari Pekerman.
“Kami sangat bahagia karena kami tidak pernah memenangÂkan dua pertandingan secara beÂruntun di Piala Dunia dan kaÂmi memiliki pemain ini. MeÂreka membuat sejarah baru,†kata ValÂderama, dilansir Fourfourtwo.
“Saya sangat mengagumi sang guru (Pekerman) dengan seÂmua yang sudah dilakukanÂnya. Dia sudah membangkitkan kembali identitas sepakbola Kolombia,†ujar mantan kapten Kolombia itu.
Sementara itu, Tim Samurai Biru, julukan Jepang tidak akan tinggal diam. Jepang akan tamÂpil mati-matian. Pasalnya, ShinÂji KaÂgawa dan kawan-kawan maÂsih berpeluang lolos ke 16 besar, jika berÂhasil menang telak atas KoÂlombia.
Tapi, dengan syarat YuÂnani mengalahkan Pantai Gading dan penentuan siapa yang lolos akan ditentukan seÂlisih gol. NaÂmun, jika Pantai GaÂding berhasil meÂngalahkan YuÂnani, maka keÂmeÂnangan Jepang akan sia-sia.
Pelatih Jepang, Alberto ZachaÂronni mengaku para anak asuhÂnya siap melakoni laga terakhir kontra Kolumbia dengan serius. Tim Jepang, katanya, ingin memÂÂbuat kesan yang manis di Piala Dunia kali ini.
“Kami tidak puas dengan kiÂnerja kami sejauh ini. Kami sedÂikit sekali mencetak gol. Jadi kami bertekad dapat meÂnamÂpilkan performa yang terÂbaik untuk publik sepakbola kaÂmi di laga melawan KolomÂbia,†ujarÂnya dilansir
SupportÂspot.com.
Sementara, gelandang serang Jepang Shinji Kagawa mengaÂtakan dirinya belum tahu apaÂkah akan tampil di laga kontra KoÂlumbia. Menurutnya, miÂnimÂnya kontribusi dirinya terÂhadap jeÂpang bisa membuat sang peÂlatih tidak akan menuÂrunkannya di laga ini.
“Tapi apapun itu adalah keÂputusan pelatih, tidak ada huÂbuÂngannya sama sekali dengan saya,†kata Kagawa.
“Saya mengÂÂhormati pelatih. Tapi saya akui, di pertandingan perÂtama saya kurang optimal. Sama halnya ketiÂka pertandiÂngan kedua, saya juga belum bisa mendapatkan hasil yang saya inginkan. Tapi aku akan mencoba untuk mengubah nya pada pertandingan berikutnya,†tutupnya. ***
BERITA TERKAIT: