Meksiko telah membuktikan pertahanan yang kokoh, layaknya tembok China, sulit untuk dirobohkan. Dari dua pertandingan terakhirnya, kiper Meksiko, Ochoa belum pernah memungut bola dari dalam gawangnya. Serangan bertubi-tubi dari Brasil pun tak menggoyahkan pertahanan tim berjuluk El Tri ini.
Namun, Kroasia memiliki gelandang yang atraktif, yakni Luka Modric yang bermain untuk Real Madrid, serta Ivan Rakitic yang memperkuat Sevilla. Kecepatan keduanya mengontrol pertandingan sudah dibuktikan dengan menggilas abis Kamerun empat gol tanpa balas di laga sebelumnya.
Diprediksi, pertandingan akan berlangsung sengit. Baik Kroasia maupun Meksiko saling menggempur, Namun Kroasia mungkin lebih diunggulkan dengan lebih banyak pemain bintang yang menghiasi skuad Vatreni. Seperti Mandzukic, Olic, Modric, Rakitic tentu akan mengancam lini belakang Meksiko. Ditambah lagi, hasil head to head antar Kroasia dan Meksiko lebih unggul.
Dari tiga pertemuan terakhirnya, Kroasia mampu memenangi dua laga sedangkan Meksiko hanya satu laga menang atas Kroasia. Dan catatan lainnya, Timnas meksiko kerap kesulitan menghadapi tim dari Eropa. Selama tujuh pertandingan terakhirnya melawan tim Eropa, Timnas Meksiko selalu kalah.
"Ini adalah pertandingan terbesar kami. Kita tahu kita harus menjaga momentum. Kami bekerja sangat keras dalam dua pertandingan terakhir kami dan kami tidak ingin membuang semua itu melawan Kroasia, " Kapten timnas Meksiko.
"Pertandingan melawan Meksiko akan menjadi seperti final. Meksiko kuat, tapi begitu juga kami. The Mexico pemain sangat patriotik, sama seperti kita, dan mereka memiliki semangat tim yang hebat. Mereka memainkan sepakbola yang agresif dengan banyak menekan. Mereka kuat ke depan, tetapi juga memiliki beberapa kelemahan dalam pertahanan, seperti Brasil menunjukkan kepada kita," ujar Pelatih Kroasia, Niko Kovac.
[ysa]
BERITA TERKAIT: