Untung Saja Prabowo Tak Ladenin Sindirian Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 13 Juni 2014, 06:32 WIB
Untung Saja Prabowo Tak Ladenin Sindirian Jokowi
lalu mara/net
rmol news logo . Sindir menyindir dalam politik merupakan hal yang biasa. Namun demikian, sikap Prabowo yang tidak pernah menyindir lawan politiknya, dalam hal ini Jokowi, patut diapresiasi.

"Bisa dibayangkan betapa panasnya atmosfir politik bila sindiran itu diladenin," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 13/6).

Pernyataan Lalu Mara ini terkait dengan kampanye Jokowi. Dalam kampanye di Bandung (Rabu, 11/6), Jokowi menyindir bahwa pemimpin yang bisa merasakan kondisi rakyat adalah pemimpin yang lahir dari rakyat. Jokowi pun mengatakan, bahwa capres lain berasal dari orang kaya, yang belum tentu bisa merasakan penderitaaam rakyat.

Menurut Lalu Mara, manusia memang tidak ada yang sempurna. Di antara manusia juga ada yang diberi kelebihan, dan ada yang kekurangan.

"Terkait orang berpunya, apakah bukan rakyat? Rakyat pasti ada yang berpunya dan ada yang tak berpunya. Seperti Cawapresnya Pak Jokowi. Pak JK adalah orang berpunya sejak lahir. Mengingat beliau adalah anak saudagar," ungkap Lalu Mara.

Lalu Mara sendiri yakin Prabowo maupun JK bisa merasakan kehidupan rakyat dan peduli pada rakyat. Itulah mengapa mereka berjuang dan ikut dalam pilpres karena punya niat memperbaiki kondisi bangsa dan bertekad meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Jadi, sebetulnya sindiran Pak Jokowi tentang pemimpin dari kalangan berpunya apakah bisa merasakan kehidupan rakyat ini ditujukan kepada siapa ya?" tanya Lalu Mara. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA