Namun, kini badan yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Piala Dunia yang dilanda 'keributan'. FIFA sebagai federasi yang membawahi Piala Dunia "chaos" dengan FA dan UEFA, Federasi sepakbola Inggris dan federasi sepakbola Eropa. FA meminta Presiden FIFA, Sepp Blatter mundur dari jabatannya.
Anggota Komite Eksekutif UEFA, Michael van Praag mengatakan bahwa Blatter harus mundur dari jabatannya sebagai presiden FIFA karena dibawah kepemimpinannya federasi sepakbola dunia itu menjadi rusak.
"Orang tua itu terlibat banyak kasus korupsi di tubuh FIFA, dan saya minta dia untuk mundur dari jabatannya." ujar Michael van Praag dilansir situs
The Guardian.
Senada dengan itu, Ketua FA Greg Dyke dan David Gill juga mengkritik rezim Blatter.
"Seperti yang kita ketahui, korupsi di tubuh FIFA telah terjadi sejak lama, korupsi yang mulai terusut adalah dugaan penyuapan FIFA oleh FFA Qatar Mohamed Bin Hammam, agar Qatar dapat menjadi tuan rumah Piala Dunia mendatang," tegas Greg Dyke.
Di tempat yang berbeda, Presiden FIFA tetap bersikukuh untuk tidak mundur dari jabatan. Malah pria berusia 78 tahun itu masih berambisi untuk maju kembali dalam pemilihan presiden FIFA tahun depan.
"Jujur saja, ambisi saya masih sangat membara, masih sangat kuat untuk terus memimpin ke depan," ujarnya dikutip dari harian
USA Today.
Pria asal Swiss itu terpilih menjadi Presiden FIFA sejak tahun 1998. Setidaknya sudah 16 tahun Blatter menguasai rumah sepakbola dunia.
[dem]
BERITA TERKAIT: