JK Juga Setuju Bila Pelaku Kampanye Hitam di Masjid Dilaporkan ke Pengurus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 02 Juni 2014, 18:09 WIB
JK Juga Setuju Bila Pelaku Kampanye Hitam di Masjid Dilaporkan ke Pengurus
jusuf kalla/net
rmol news logo . Masjid merupakan tempat suci yang harus dijaga dari hal-hal yang melanggar hukum. Karena itu sudah tepat bila ada pihak-pihak yang menggunakan masjid sebagai tempat kampanye hitam maka harus segera dilaporkan ke pengurus.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), M Jusuf Kalla. Jusuf Kalla pun memuji politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, yang tanggap dalam menyikapi kampanye hitam di masjid seperti terjadi belakangan ini.

"Yang dikatakan Eva, bahwa ada laporan dari jamaah masjid di Jakarta Timur tentang ada yang memakai masjid untuk kampanye hitam. Karena itu, dia mendorong agar jamaah masjid yang tahu pembicaraan atau khutbah yang melanggar hukum, silahkan menyampaikan ke pengurus masjid. Ya kan kalau begitu bagus," kata Jusuf Kalla di Jakarta (Senin, 2/6).

Sebagai Ketua Umum DMI, ungkap JK, ia saja tak berani bicara yang melanggar hukum di masjid. Karena itu ia kembali menegaskan agar jamaah yang mendengar ada kampanye hitam di masjid segera dilaporkan saja ke pengurus.

"Jadi, yang terjadi bukan mau menginteli masjid-masjid sebagaimana diberitakan dan sepertinya telah digoreng untuk memojokkan PDIP dan diopinikan seolah-olah PDIP mau menginteli masjid," demikian JK. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA