Namun demikian, kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Said Salahuddin, bagi masyarakat yang percaya pada Feng Shui, nomor urut 1 bagi pasangan Prabowo-Hatta dianggap memberi tanda-tanda positif dibandingkan dengan nomor urut 2 yang didapatkan oleh Jokowi-JK. Dalam Feng Shui, angka 1 disebut bintang uang yang selalu menguntungkan, sedangkan angka 2 disebut bintang penyakit yang membawa pada penyakit yang sangat serius.
Sementara pada masyarakat yang percaya pada Primbon, lanjtunya, angka 1 ditafsirkan sebagai pertanda kelahiran pemimpin yang memberi harapan baik untuk mencapai kesuksesan. Angka 1 dimaknai pula sebagai pemberi cahaya, pemberi ide, dan bijaksana, namun bisa juga bersifat egois.
"Sedangkan angka 2 dimaknai tidak serius melaksanakan rencana yang dibuat, sering berubah-ubah, kurang percaya diri, namun punya sisi lembut dan memiliki kekuatan intuisi," kata Said kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 2/6).
Bagi umat Islam sendiri, lanjut Said, angka 1 maupun angka 2 punya keistimewaan masing-masing, dan sama baiknya. Dengan demikian, terkait nomor urut ini kepada penilaian masyarakat yang akan menjadi pemilih dari kedua pasangan itu.
[ysa]
BERITA TERKAIT: