Pengelolaan Segitiga Terumbu Karang Dipusatkan di Manado

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 15 Mei 2014, 23:26 WIB
Pengelolaan Segitiga Terumbu Karang Dipusatkan di Manado
rmol news logo Sekretariat Regional Permanen Coral Triangle Initiative on Coral Reef, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) telah disepakati untuk dipusatkan di Manado Sulawesi Utara.

Hal itu menyusul penandatangan resmi perjanjian hukum yang dilakukan enam negara anggota CTI-CFF yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste.

"Tentang pembentukan sekretariat CTI telah diratifikasi oleh empat dari enam negara," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo dalam konferensi pers usai menggelar Ministerial Meeting CTI-CFF kelima di Grand Kawanua Manado Kamis (15/5).

Keempat negara yang telah melakukan ratifikasi adalah Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Kepulauan Solomon.

Dengan penandatanganan tersebut, jelas Sharif, maka sekretariat regional di Manado akan mulai beroperasi untuk mengimplementasikan program-program CTI-CFF terkait konservasi dan pemberdayaan sumber daya kelautan di kawasan segitiga terumbu karang.

"Sekretariat bersama dibentuk oleh enam negara yang mengelilingi segitiga terumbu karang. Sekretariat regional ini adalah yang kedua setelah ASEAN di Jakarta," jelasnya.

Sekretariat tersebut, sambung Sharif, dibentuk mengelola bersama kawasan perarian di segitika terumbu karang demi mengurangi emisi karbon dunia.

"Kenapa Manado dipilih? Karena letaknya yang strategis yakni dekat dengan sejumlah negara seperti Filipina, Malaysia, dan Papua Nugini," terang Sharif.

Selain menyepakati pembentukan sekretariat, Ministerial Meeting tersebut juga menyetujui rencana operasional serta pendanaan bagi sekretariat regional pada tahun 2014 dan 2015.

"Tiap negara akan memberikan sumbangan untuk operasional sekretariat, sementara untuk pelaksanaan program didanai oleh mitra kerjasama," kata Sharif.

"Sumbangan setiap negara berbeda tergantung pertimbangan GDP, populasi, dan luas area," lanjutnya.

Mitra kerjasama CTI-CFF sendiri, terang Sharif, terdiri dari pemerintah di luar negara anggota seperti Australia dan Amerika Serikat. Selain itu juga ada sejumlah lembaga dan NGO internasional seperti Asian Development Bank, Global Environment Facility, Conservation International, The Nature Conservancy, Worldwild Fund for Nature, dan Coral Triangle Center. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA