Namun demikian, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad H Wibowo, heran dengan klaim GM, begitu dia disapa, yang kini mengaku mundur dari PAN setelah PAN mendukung Prabowo. GM mengklaim selama ini, sebagai anggota PAN, tetap membayar iuran bulanan.
"Wah saya cuma bisa tertawa. Sebagai Waketum PAN, saya tidak pernah melihat yang bersangkutan ke DPP PAN untuk menyampaikan masukan atau apapun yang lazim dilakukan oleh seorang anggota partai," kata Dradjad H Wibowo kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 15/4).
Dalam pemilihan legislatif 9 April lalu, Dradjad juga menilai dan merasa GM tidak ikut berjuang mengkampanyekan PAN. Bahkan ketika PAN dihajar lembaga-lembaga survei "penjual diri" sebagai partai yang tidak lolos
parliamentary threshold, GM sama sekali tidak membela.
"Saya pribadi tidak merasa yang bersangkutan sebagai bagian dari keluarga besar PAN, setidaknya sejak saya menjadi Waketum," ungkap Dradjad, yang dipercaya menjadi Waketum PAN dalam Kongres III di Batam pada 2010.Â
[ysa]
BERITA TERKAIT: