Pengambilan air berkah Waisak diawali dengan puja bakti di sebuah altar di komplek Umbul Jumprit yang dilakukan delapan majelis di bawah Dewan Sangha Walubi.‬ Usai puja bakti, para biksu masing-masing majelis membawa wadah air berupa kendi yang telah disiapkan untuk diisi air dari Umbul Jumprit. ‬
Ketua Panitia Pengambilan Air Berkah Waisak, Sisca Riyanti, mengatakan, persiapan pengambilan air telah dilakukan pada 5 Mei lalu dengan membersihkan lingkungan Umbul Jumprit di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo ini.‬
‪Sebelum prosesi pengambilan air berkah hari ini, pada 14 Mei telah dilakukan kegiatan pengisian air ke dalam 15 ribu botol yang nantinya akan disakralkan di Candi Mendut dan Candi Borobudur.‬
‪Dewan Pimpinan Pusat Walubi Karuna Murdaya mengatakan pengambilan air suci menjadi bagian tidak terpisahkan pada perayaan Tri Suci Waisak.‬
‪Ia mengatakan, pengambilan air ini sebagai refleksi bahwa air sebagai lambang kerendahan hati. Air juga bisa menyesuaikan diri dalam bentuk apapun serta membersihkan apa saja.‬
"Semoga umat manusia terutama umat Buddha bisa hidup rendah hati. Umat Buddha yang minoritas di Indonesia dapat hidup berkualitas," katanya‬.
[dem]
BERITA TERKAIT: