Ada Imajinasi tentang Duet Jawa dan Non-Jawa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 10 Mei 2014, 20:03 WIB
Ada Imajinasi tentang Duet Jawa dan Non-Jawa
jokowi-Jusuf Kalla
rmol news logo Pengamat Politik Yudi Latif menilai potensi sosok Jusuf Kalla lebih kuat untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi  Joko Widodo.

"Realistiknya menurut saya Jusuf Kalla," kata  Yudi seusai menghadiri acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (10/5).

Yudi yang juga sebagai Dewan Nasional Almisbat ini sebelumnya ditanya wartawan perihal siapa cawapres yang paling cocok mendampingi bakal Capres dari PDI Perjuangan Jokowi.

Menurut Yudi, Cawapres yang realistik tersebut diukur dari tiga kriteria, yaitu pertama cawapres dari unsur luar Jawa. Menurut Yudi, masyarakat menginginkan  keseimbangan daerah antara capres dan cawapresnya.

"Karena ada imajinasi wakil presiden mendatang mencerminkan keseimbangan antara Jawa dan luar Jawa seperti Soekarno-Hatta," ucap Yudi.

Yudi menjelaskan kriteria kedua yaitu cawapres memiliki hubungan erat dengan organisasi keagamaan. Hal ini sekaligus mematahkan stigma Jokowi selama ini didukung oleh partai-partai nasionalis saja.

Ketiga, Yudi menjelaskan kriteria cawapres yang akan mendukung Jokowi juga harus mendapatkan dukungan dari partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi atau menjalin kerjasama dengan PDI Perjuangan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA